SJA TEXTILE – Mau mulai brand fashion, tapi pusing karena katalog kainnya terlalu banyak? Tenang, hampir semua pemula mengalaminya.
Banyak brand fashion pemula membeli kain yang bagus tapi tidak nyambung satu sama lain, lalu koleksi pertamanya jadi tidak punya karakter.
Karena itu, SJA Textile menyusun starter kit kain: kumpulan kain pilihan yang direkomendasikan untuk women, men, dan hijab.
Kamu bisa memakainya sebagai panduan memilih, sekaligus rekomendasi untuk mengembangkan koleksi pertamamu.
Apa Itu Starter Kit Kain?
Starter kit kain adalah paket kecil berisi beberapa kain yang dipilih untuk satu segmen produk.
Jadi, kamu tidak memulai dari nol di tengah ratusan pilihan. Setiap kain di dalam kit punya peran yang jelas: ada yang jadi kain andalan harian, ada yang jadi kain statement, dan ada yang melengkapi tampilan.
Selain itu, kit ini membantu kamu menghindari kesalahan para pebisnis pemula, seperti memilih kain hanya karena murah atau sedang tren.
Cara Memakai Starter Kit Ini
Sebelum masuk ke daftar kain, perhatikan tiga prinsip ini:
- Pilih satu kit dulu. Fokus ke satu segmen, misalnya womenswear, sebelum menambah menswear atau hijab.
- Ambil 2–3 kain saja. Satu kain andalan, satu kain premium, dan satu kain pelengkap sudah cukup untuk koleksi pertama.
- Pegang kainnya sebelum order roll. Minta swatch atau handfeel, lalu cuci dan uji sendiri.
Starter Kit Woman: 7 Kain untuk Koleksi Womenswear
Kit ini menggabungkan kain flowy untuk dress, kain struktur untuk blouse dan celana, serta satu kain denim yang praktis diproduksi.
1. Shelby Twill
Shelby Twill adalah kain 100% rayon dengan konstruksi twill yang kuat tapi tetap lembut.
Kain ini adem, breathable, dan tidak menerawang, sehingga cocok untuk dress atau gamis tanpa furing tambahan. Cocok untuk: dress, gamis, tunik, one set.
2. Papillon Twill
Papillon Twill berbahan 100% cotton dengan konstruksi twill weave. Tekstur diagonalnya membuat kain terasa lebih berbobot, kokoh, dan mewah dibanding poplin biasa.
Meski begitu, kain ini tetap lembut, tidak mudah melar, dan mudah dijahit. Cocok untuk: kemeja, blouse, dress, rok, celana, outerwear.
3. Pivoine Lyocell
Pivoine terbuat dari 100% Lyocell (TENCEL™) yang berasal dari serat eucalyptus.
Handfeel-nya super lembut, jatuh natural, dan terkesan quiet luxury tanpa perlu banyak detail desain.
Serat lyocell-nya juga hypoallergenic dan menyerap kelembapan dengan baik. Cocok untuk: blouse, dress, outfit casual hingga semi-formal.
4. Kujira Linen Crepe
Kujira Linen Crepe berbahan 100% cotton rami dengan tekstur crepe halus yang memberi dimensi visual tanpa perlu motif.
Kain ini adem, ringan, dan tidak kaku seperti linen pada umumnya. Selain itu, tersedia lebih dari 30 pilihan warna dan sudah mengantongi sertifikat OEKO-TEX®.
Cocok untuk: outer, tunik, dress flowy, kidswear.
5. Papillon
Papillon adalah katun poplin premium 100% cotton dengan benang 40s. Tenunannya rapi, handfeel-nya lembut, dan strukturnya tidak mudah kusut.
Dengan 20+ pilihan warna, kain ini mudah dipadukan dengan kain lain di kit. Cocok untuk: kemeja, casual wear, celana, dress santai, one set.
6. Céline
Céline adalah bahan polyester double face dari 100% fine polyester. Permukaannya halus, flowy, dan tidak menerawang, sehingga siluet dress atau abaya tampil clean dan minimalis.
Karena double face, satu kain memberi dua pilihan tampilan sisi. Cocok untuk**:** blouse, dress, skirt, abaya, one set.
7. Jeanwest
Jeanwest adalah bahan denim fashion berkomposisi polyester × cotton yang lembut, ringan, tapi tetap kokoh seperti jeans.
Keunggulan utamanya, kain ini tidak perlu washing ulang, jadi kamu bisa langsung memotong dan memproduksi.
Dengan begitu, waktu dan biaya produksi lebih hemat. Cocok untuk: pants, skirt, jumpsuit, vest, outer.
Starter Kit Men: 7 Kain untuk Koleksi Menswear
Menswear butuh kain yang rapi, stabil, dan tidak ribet dirawat. Karena itu, kit ini berisi bahan knit, danball, dan woven yang kuat.
1. Dialogue Knit
Dialogue Knit adalah bahan knit premium 60% cotton × 40% polyester. Karakternya ringan, breathable, tidak mudah kusut, dan memiliki struktur yang rapi.
Dengan begitu, tampilan formal tetap terjaga dan perawatannya mudah. Cocok untuk: blazer, celana formal, skirt, scrub, minimalist ready-to-wear.
2. Mokura Pique
Mokura Pique adalah kain danball dengan tekstur pique dari 70% cotton × 30% polyester.
Kain ini adem, kuat, dan tidak mudah melar atau berubah bentuk, sehingga polo shirt tetap rapi dipakai sehari-hari. Cocok untuk: polo shirt, uniform polo, smart casual menswear.
3. Supaknit
Supaknit adalah kain rajut double face berkomposisi polyester × cotton × elastane.
Kain ini ringan, lembut, quick dry, tidak mudah kusut, dan tetap breathable meski dipakai seharian. Cocok untuk: kaos, outer, pants, casual wear.
4. Cotton Compact
Cotton Compact adalah bahan kaos 100% cotton yang dipintal dengan teknologi compact spinning.
Hasilnya, kain lebih halus, lebih kuat, anti melar, dan minim bulu dibanding cotton combed biasa.
Tersedia beberapa pilihan ketebalan: 20s tebal untuk kaos oversize, 24s sedang untuk kaos harian, dan 30s ringan untuk kaos casual atau kidswear.
Bahan kaos ini juga bersertifikat OEKO-TEX®, ISO 6330, dan USTERIZED®.
Cocok untuk: kaos oversize, kaos harian, kaos casual.
5. Papillon Twill
Untuk menswear, Papillon Twill unggul sebagai kain kemeja yang berkesan formal tapi tidak berlebihan.
Tekstur twill-nya kokoh, jatuhnya elegan, dan tetap breathable di cuaca tropis.
Cocok untuk: kemeja twill, baju koko modern, celana, outerwear, setelan semi-formal.
6. Papillon
Papillon ringan, adem, dan breathable, sehingga jadi favorit untuk baju koko dan kemeja pria harian.
Karena warnanya banyak, kamu bisa membuat seri warna dari satu kain yang sama.
Cocok untuk: kemeja casual, baju koko, celana.
7. Kujira Linen Crepe
Berbeda dari linen di pasaran yang cenderung kaku, Kujira Linen Crepe terasa lebih ringan dan tidak kasar di kulit.
Tekstur crepe-nya membuat kemeja atau outer terlihat natural tapi tetap rapi.
Cocok untuk: kemeja santai, outer, baju pria untuk Lebaran.
Starter Kit Hijab: 5 Kain untuk Koleksi Bahan Hijab Premium
Hijab dipakai sangat dekat dengan kulit dan kepala, jadi yang utama adalah ringan, lembut, dan tidak gerah.
1. Cloud Modal 30s
Cloud Modal 30s terbuat dari 95% serat TENCEL™ Modal dan 5% spandex. Teksturnya lembut, jatuh natural, dan sedikit lebih tebal dibanding versi micro.
Karena itu, kain ini cocok untuk koleksi basic yang versatile. Cocok untuk**:** pashmina harian, inner hijab, ciput.
2. Cloud Micro Modal 40s
Cloud Micro Modal 40s berkomposisi 93% TENCEL™ Micro Modal dan 7% spandex. Seratnya lebih halus, lebih ringan, dan lebih breathable dibanding modal biasa, plus stretch yang nyaman.
Karena itu, kain ini pas untuk lini premium dengan kesan lebih luxurious.
Cocok untuk: pashmina premium, inner premium, sleepwear.
3. Bamboo Skin AirLite
Bamboo Skin AirLite berbahan 95% serat bambu dan 5% spandex yang sudah dilengkapi teknologi cooling effect.
Dibanding modal, tampilannya lebih clean dan structured. Cocok untuk: hijab dan pashmina dengan tampilan clean.
4. Viskosa Spandex Premium
Viskosa Spandex Premium adalah kain knit viscose × spandex yang lembut, smooth, breathable, dan stretch nyaman.
Tersedia lebih dari 30 pilihan warna, cocok untuk: pashmina viscose, kerudung rayon spandex, inner, ciput.
5. Aeroveil Viscose 60s
Aeroveil terbuat dari 100% rayon dengan benang 60s, sehingga lebih halus, ringan, dan breathable dibanding viscose biasa.
Permukaannya matte-gloss, tidak licin tapi tetap classy, dengan jatuhan elegan yang mudah dibentuk.
Selain itu, kain ini menyerap keringat dengan baik, jadi tidak membuat sesak atau panas. Cocok untuk: pashmina premium, kerudung segiempat, outer flowy, tunik.
Masih Bingung? Konsultasi dengan Fabric Consultant SJA Textile
SJA Textile bukan cuma toko kain. Di sini, kamu didampingi fabric consultant untuk memilih kain, fashion advisor untuk desain dan budget, sampai tim produksi untuk sample dan produksi massal.
Jadi, kamu tidak perlu mencari banyak vendor sendiri karena SJA Textile The Trusted Fabric Partner Behind Your Brand.



