TYGRKNIT – Athleisure dan sportswear sering dianggap sebagai jenis pakaian yang sama. Padahal, keduanya memiliki fungsi, desain, dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Jika sportswear dirancang untuk mendukung performa saat berolahraga intens, athleisure justru menggabungkan kenyamanan activewear dengan tampilan yang tetap stylish sehingga cocok dipakai untuk aktivitas sehari-hari.
Memahami perbedaan athleisure dan sportswear akan membantu kamu memilih outfit yang sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, bagi brand fashion, pemahaman ini juga menjadi kunci untuk menghadirkan koleksi yang relevan dengan gaya hidup konsumen modern.
Apa Itu Sportswear?

Sportswear adalah pakaian yang dirancang khusus untuk aktivitas olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi. Fokus utamanya bukan pada tampilan, melainkan pada performa.
Karena itu, sportswear biasanya menggunakan material teknis yang mampu mendukung aktivitas fisik, seperti:
- Mengelola kelembapan (moisture management)
- Cepat kering
- Ringan
- Stretch mengikuti gerakan tubuh
- Memberikan ventilasi yang baik
Outfit sportswear umum digunakan untuk running, gym, cycling, tennis, training, HIIT workout hingga outdoor sports.
Dengan kata lain, sportswear dibuat agar tubuh tetap nyaman saat bergerak aktif dan berkeringat.
Apa Itu Athleisure?

Berbeda dengan sportswear, athleisure merupakan perpaduan antara activewear dan lifestyle fashion.
Konsep ini muncul karena gaya hidup orang jaman sekarang semakin dinamis. Dalam satu hari, seseorang bisa berpindah dari bekerja, meeting, coffee shop, hingga olahraga ringan tanpa sempat berganti pakaian.
Oleh sebab itu, athleisure hadir sebagai solusi untuk menggabungkan kenyamanan, versatility dan aesthetic.
TYGRKNIT mengangkat konsep ini melalui campaign Build to Move – Where Comfort Meets Performance, yang menekankan bahwa pakaian seharusnya mengikuti ritme hidup penggunanya, bukan membatasi setiap gerakannya.
Perbedaan Athleisure dan Sportswear
Walaupun sama-sama mengutamakan kenyamanan, athleisure dan sportswear memiliki tujuan yang berbeda.
| Sportswear | Athleisure |
| Dirancang khusus untuk olahraga | Dirancang untuk aktivitas sehari-hari |
| Fokus pada performa olahraga | Fokus pada keseimbangan antara fungsi dan gaya |
| Desain lebih teknis | Desain lebih clean dan fashionable |
| Dipakai saat gym, running, training | Dipakai untuk bekerja, traveling, coffee shop, hingga olahraga ringan |
| Mengutamakan performa fisik | Mengutamakan fleksibilitas penggunaan |
Perbedaan inilah yang membuat kedua kategori tersebut memiliki target penggunaan yang berbeda.
Kapan Sebaiknya Memakai Sportswear?
Pilih sportswear ketika kamu melakukan aktivitas yang membutuhkan performa maksimal.
Misalnya:
- Latihan di gym
- Lari jarak jauh
- Bersepeda
- Bermain tenis
- Latihan kebugaran
- Hiking
Pada aktivitas tersebut, tubuh menghasilkan lebih banyak panas dan keringat sehingga membutuhkan material yang memang dirancang untuk mendukung performa olahraga.
Kapan Sebaiknya Memakai Athleisure?
Sebaliknya, pilih athleisure ketika aktivitasmu lebih beragam sepanjang hari.
Misalnya:
- Berangkat kerja
- Work from café
- Meeting santai
- Traveling
- City walk
- Coffee run
- Olahraga ringan
- Hangout
Athleisure memberikan kenyamanan layaknya activewear, tetapi tetap menghadirkan tampilan yang rapi sehingga kamu tidak terlihat seperti baru selesai berolahraga.
Kenapa Athleisure Menjadi Tren Fashion Modern?
Saat ini, gaya hidup tidak lagi diam di satu tempat. Banyak orang berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain tanpa jeda.
Akibatnya, kebutuhan terhadap pakaian pun berubah.
Jika dahulu seseorang membawa beberapa outfit untuk satu hari, kini mereka lebih memilih satu outfit yang mampu mengikuti seluruh aktivitas tersebut.
Karena itu, athleisure berkembang menjadi salah satu kategori fashion dengan pertumbuhan tercepat.
Konsep ini menjawab kebutuhan akan pakaian yang:
- nyaman dipakai seharian
- breathable
- ringan
- fleksibel
- tetap terlihat stylish
- cocok digunakan di berbagai kesempatan
Karakteristik Kain untuk Athleisure
Agar mampu memenuhi kebutuhan gaya hidup modern, koleksi athleisure sebaiknya menggunakan material kain yang memiliki karakter berikut:
- Breathable sehingga tetap nyaman dipakai sepanjang hari.
- Stretch untuk mendukung kebebasan bergerak.
- Lightweight agar tidak terasa berat saat digunakan.
- Memiliki handfeel yang lembut.
- Tampil premium sehingga tidak terlihat terlalu sporty.
Dalam campaign Build to Move, TYGRKNIT menghadirkan konsep performance fabric for everyday movement, yaitu material yang menggabungkan kenyamanan, fleksibilitas, dan tampilan modern dalam satu koleksi.
Rekomendasi kain untuk athleisure di antaranya : Mokura Pique, Avery Mesh, Active Power, Dynaflow, Motion Weave, dan lain-lain.
Inspirasi Outfit Athleisure
Athleisure tidak hanya hadir dalam bentuk tracksuit. Kini, banyak brand mengembangkan berbagai model seperti:
- Boxy T-shirt
- Polo shirt modern
- Relaxed fit top
- Cropped zip jacket
- Zip-up jacket
- Track pants
- Sweatpants
- Long sleeve active top
- Hoodie sleeveless
Model-model tersebut memungkinkan penggunanya tetap tampil stylish tanpa kehilangan kenyamanan.
Mau lihat dan pegang handfeel kain untuk athleisure? Kunjungi TYGRKNIT – High Fashion Streetwear Jalan Jendral Sudirman no. 67 Bandung, hubungi kami sekarang!***
Sportswear dibuat khusus untuk olahraga intens, sedangkan athleisure menggabungkan fungsi activewear dengan desain yang lebih fashionable sehingga cocok dipakai untuk aktivitas sehari-hari.
Bisa, terutama untuk olahraga ringan seperti berjalan kaki, yoga, stretching, atau pilates. Namun, untuk olahraga dengan intensitas tinggi, sportswear tetap menjadi pilihan yang lebih tepat.
Karena masyarakat modern membutuhkan pakaian yang nyaman, fleksibel, dan tetap stylish untuk berbagai aktivitas tanpa harus sering berganti outfit.
Athleisure cocok untuk pekerja aktif, mahasiswa, traveler, content creator, hingga siapa saja yang memiliki mobilitas tinggi dan ingin tampil rapi dengan outfit yang nyaman.



